Meski volume kendaraan cukup tinggi, Arvin memastikan operasional tol berjalan lancar tanpa kendala berarti. Insiden yang terjadi bersifat minor dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Secara umum tidak ada kendala. Hanya beberapa kejadian seperti kendaraan pecah ban, kehabisan bahan bakar, atau mogok,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil evaluasi selama masa operasional fungsional, pihak BBPJN akan melakukan sejumlah penyempurnaan sebelum tol kembali difungsikan.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi penataan dan penambahan rambu-rambu lalu lintas, penyelesaian pengaspalan tahap akhir, serta perlebaran di beberapa segmen jalan.
“Evaluasi ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan merapikan rambu-rambu, menyelesaikan pekerjaan pengaspalan terakhir, serta melakukan perlebaran jalan hingga konstruksi benar-benar rampung,” kata Arvin.

Ke depan, Tol IKN diproyeksikan siap mendukung arus lalu lintas strategis, khususnya menjelang arus mudik dan balik Lebaran. Penyempurnaan ditargetkan rampung pada awal Maret.
“Target kami adalah persiapan jalur Lebaran. Di awal Maret, jalan tol ini akan kami sempurnakan agar lebih baik dan lebih aman bagi pengguna jalan,” sebutnya. (*)





