BorneoFlash.com, SAMARINDA — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi instrumen penting dalam memperluas akses layanan kesehatan dasar bagi masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, program ini juga diarahkan untuk memperkuat upaya pencegahan melalui deteksi dini berbagai risiko penyakit.
Sejak mulai diimplementasikan pada Februari 2025, CKG secara aktif menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah dengan memanfaatkan fasilitas puskesmas serta menjalin kerja sama dengan satuan pendidikan.
Pendekatan ini memungkinkan layanan kesehatan menjangkau kelompok sasaran yang selama ini sulit mengakses pemeriksaan rutin.
Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mencatat, hingga kini lebih dari 220 ribu warga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan melalui program CKG.
Angka tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sebagai langkah pencegahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan bahwa CKG dirancang sebagai layanan kesehatan preventif yang menjangkau seluruh siklus usia, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, kelompok usia produktif, hingga lanjut usia.








