Proyek Jargas Berlanjut, Pemkot Samarinda Pastikan Proses Aman dan Kondusif

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan pelaksanaan pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga tahap kedua berjalan dengan mengedepankan aspek keamanan serta menjaga kondisi sosial masyarakat tetap kondusif. 

 

Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat proyek infrastruktur ini bersentuhan langsung dengan aktivitas warga.

 

Setelah tahap awal jargas dilaksanakan di wilayah Sambutan dan Samarinda Ilir, pengerjaan tahap lanjutan kini memasuki fase persiapan teknis. 

 

Seiring dimulainya tahapan tersebut, pemerintah kota juga melakukan langkah antisipatif untuk merespons berbagai dinamika yang muncul di lapangan.

 

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi proyek telah dirampungkan dan pemenang tender telah ditetapkan. 

 

Saat ini, pelaksana kegiatan mulai melakukan survei lapangan guna menentukan jalur pemasangan jaringan pipa gas.

 

“Seluruh tahapan administrasi telah diselesaikan, dan saat ini pelaksana memasuki fase survei jalur jaringan sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan fisik,” ujar Marnabas, pada Senin (29/12/2025).

 

Dalam proses persiapan tersebut, pemerintah kota sempat menerima masukan dari warga terkait rencana penempatan material proyek. Lokasi awal penyimpanan pipa jargas di kawasan Jalan Nuri akhirnya dialihkan ke Jalan Perjuangan setelah muncul keberatan dari masyarakat sekitar.

 

Marnabas menjelaskan, pengalihan lokasi tersebut dilakukan untuk mencegah potensi persoalan yang dapat menghambat kelancaran proyek.

 

“Untuk menghindari polemik di masyarakat, lokasi penyimpanan material kami alihkan. Di Jalan Perjuangan tersedia lahan kosong yang dapat dimanfaatkan,” katanya.

 

Saat ini, material proyek disimpan dalam kontainer di lokasi yang dinilai lebih aman dan tidak mengganggu aktivitas warga. Pemerintah kota menilai langkah tersebut sebagai solusi efektif agar pekerjaan di lapangan dapat berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Raih 1 PROPER Emas dan 7 PROPER Hijau

 

Sementara itu, aktivitas fisik awal mulai terlihat di sejumlah titik. Tim pelaksana telah melakukan penggalian pendahuluan dan penelusuran lintasan pipa, termasuk di kawasan sekitar Jalan Biawan yang direncanakan menjadi salah satu jalur utama jaringan gas.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.