Manager UPP KLT 1, Made Gita Prawira, menjelaskan bahwa Program Desa Berdaya Saing Prupuk merupakan bagian dari pendekatan sosial PLN dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat sekitar.
“Program ini kami harapkan mampu memberikan nilai tambah jangka panjang, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara PLN dan masyarakat di wilayah proyek,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menegaskan bahwa pelaksanaan TJSL merupakan bagian tak terpisahkan dari proses bisnis PLN dalam pembangunan transmisi, gardu induk, dan infrastruktur kelistrikan lainnya di Kalimantan.
“PLN UIP KLT mengemban peran strategis dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan. Pada setiap tahapan pembangunan, kami memastikan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial tetap menjadi prioritas,” kata Basuki.
Program Desa Berdaya Saing Prupuk telah dilaksanakan secara bertahap dan menunjukkan perkembangan yang positif.
Ke depan, PLN UIP KLT berkomitmen untuk terus mengintegrasikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan program TJSL yang terencana, guna menghadirkan listrik yang andal sekaligus mendorong kemajuan sosial, ekonomi, dan lingkungan di Kalimantan. (*)





