Bupati juga menyinggung posisi strategis Mahakam Ulu sebagai daerah terpencil dan wilayah perbatasan negara yang memiliki potensi besar. Dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan pembangunan jangka panjang nasional, serta perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, menjadi peluang penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran nasional, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus melakukan penyesuaian perencanaan dengan memprioritaskan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur kampung, dan konektivitas wilayah. Selain itu, penguatan perencanaan berbasis data serta inovasi layanan publik terus menjadi perhatian utama.
Pada momentum Hari Jadi ini, Bupati Mahakam Ulu juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para tokoh pemekaran dan pendiri Kabupaten Mahakam Ulu yang telah berjuang hingga Mahulu resmi berdiri sebagai daerah otonom melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2013.
“Mahulu yang dahulu diperjuangkan, kini telah tumbuh menjadi daerah yang terus menata masa depannya. Atas jasa para pendiri, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucapnya.
Mengusung tema “Bersatu untuk Melaju,” Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, dan semangat gotong royong sebagai kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.
“Mahulu hanya bisa melaju jika kita maju bersama. Mari jadikan usia ke-12 ini sebagai awal untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, melayani lebih tulus, dan membangun lebih adil,” tutup Bupati.
Peringatan Hari Jadi ke-12 Kabupaten Mahakam Ulu turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, mantan kepala daerah dan wakil kepala daerah, tokoh pemekaran, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Mahakam Ulu. (*/diskominfostandimahulu)





