Sebagai solusi, pemerintah menerapkan skema alih suplai dari FT Sibolga ke Integrated Terminal (IT) Dumai, FT Siantar, dan IT Teluk Kabung. PT Pertamina Patra Niaga juga menambah Awak Mobil Tangki (AMT) dan Mobil Tangki (MT) untuk memperlancar distribusi.
Dampak Parah Bencana di Aceh
Sementara itu, bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh sejak akhir November lalu mengakibatkan kerusakan besar pada fasilitas keagamaan dan pendidikan.
Data sementara Satgas Tanggap Darurat Kanwil Kementerian Agama Aceh mencatat 261 pondok pesantren di 17 kabupaten/kota terdampak. Dua pesantren dilaporkan hilang dan empat lainnya roboh.
Selain itu, 325 madrasah di 14 kabupaten/kota terdampak, dengan rincian 238 rusak ringan, 63 rusak sedang, dan 16 rusak berat. Enam madrasah dilaporkan hilang.
Tak hanya itu, 74 Kantor Urusan Agama (KUA) dan 519 rumah ibadah lintas agama turut terdampak, dengan kerusakan mulai dari ringan hingga roboh dan hilang.
BNPB: Korban Tewas Capai 1.006 Orang
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal dunia akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 1.006 orang, sementara 217 orang masih dinyatakan hilang.
“Hari ini rekapitulasi tiga provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Sabtu (13/12/2025).
BNPB juga mencatat jumlah pengungsi hingga kini mencapai 654.642 orang, dengan tambahan korban terbanyak berasal dari Sumatera Utara. (*)






