Kaltim Salurkan Rp7,5 Miliar untuk Bantu Penanganan Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan solidaritasnya terhadap bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. 

 

Melalui skema bantuan kemanusiaan, Kaltim mengucurkan dana sebesar Rp7,5 miliar untuk mendukung langkah penanganan darurat di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) .

 

Setiap daerah terdampak menerima alokasi masing-masing Rp2,5 miliar. 

 

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Pemprov Kaltim terhadap masyarakat yang masih berjuang menghadapi dampak banjir, baik dari segi kebutuhan dasar maupun pemulihan awal.

 

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan duka cita serta menegaskan bahwa seluruh bantuan telah didistribusikan.

 

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan simpati yang mendalam atas musibah yang terjadi. Seluruh bantuan telah kami serahkan pada siang hari ini dan telah diterima dengan baik oleh masing-masing pemerintah provinsi,” tuturnya, pada Kamis (4/12/2025).

 

Ia juga menekankan bahwa dukungan tersebut mencerminkan kepedulian yang lebih luas.

 

“Solidaritas ini bukan hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga mewakili kepedulian masyarakat Kalimantan Timur terhadap saudara-saudara kita di Sumatera yang sedang tertimpa bencana,” ujarnya.

 

Rudy turut menyampaikan doa dan harapan agar situasi di wilayah terdampak segera pulih.

 

“Atas nama pribadi, keluarga, serta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan masyarakat Kaltim, kami menghaturkan doa terbaik bagi percepatan pemulihan kondisi di sana,” tambahnya.

 

Pemprov Kaltim berharap dukungan tersebut dapat mempercepat penanganan kebutuhan mendesak, memperkuat logistik tanggap darurat, dan membantu pemerintah daerah setempat dalam tahap pemulihan pascabencana.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.