Kemenko Pangan Pastikan Stok Beras Bulog Aman Jelang Nataru

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan Kemenko Pangan RI, Mohamad Siradj Parwito, saat meninjau Gudang Bulog di Balikpapan, pada Rabu (3/12/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan Kemenko Pangan RI, Mohamad Siradj Parwito, saat meninjau Gudang Bulog di Balikpapan, pada Rabu (3/12/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), stok beras di Balikpapan dipastikan aman. Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan Kemenko Pangan RI, Mohamad Siradj Parwito, menyatakan, pemerintah siap menyalurkan bantuan pangan dan beras untuk Stabilisasi Pangan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat.

 

Menurut Siradj, kebutuhan beras di Balikpapan mencapai 5.300 ton per bulan, dengan 4.000 ton untuk masyarakat umum dan 1.300 ton untuk hotel, restoran, dan kafe. Dari total tersebut, 500 ton disalurkan khusus untuk program SPHP setiap bulan.

 

“Saat ini tersedia sekitar 130 ton dari cadangan pangan yang akan disalurkan pada bulan Desember. Setiap keluarga penerima manfaat biasanya menerima 20 kg beras ditambah 4 liter minyak goreng untuk dua bulan. 

 

Penyaluran bantuan ini berdampak signifikan dalam menahan inflasi, karena masyarakat yang sudah menerima biasanya tidak membeli beras SPHP lagi,” ujar Siradj di Gudang Bulog Balikpapan, pada Rabu (3/12/2025).

 

Namun, penyaluran cadangan pangan di Balikpapan masih menunggu kedatangan minyak goreng, karena beras dan minyak harus disalurkan dalam satu paket. 

 

Siradj berharap, kedatangan minyak segera memungkinkan distribusi sisa 130 ton bantuan pangan di kota ini.

 

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Kaltim dan Kaltara, Musazdin Said, menegaskan bahwa stok beras pemerintah cukup hingga akhir tahun. Saat ini, gudang Klandasan menguasai 7.800 ton cadangan beras pemerintah dan 269 ton beras komersial.

Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan Kemenko Pangan RI, Mohamad Siradj Parwito, saat meninjau Gudang Bulog di Balikpapan, pada Rabu (3/12/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Asisten Deputi Stabilitasi Harga Pangan Kemenko Pangan RI, Mohamad Siradj Parwito, saat meninjau Gudang Bulog di Balikpapan, pada Rabu (3/12/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

“Untuk penyaluran SPHP di Balikpapan, masih tersedia kuota sekitar 3.500 ton. Distribusi akan dibantu TNI–Polri melalui kios pengecer, outlet BUMN, kios binaan Bulog, dan kios binaan pemerintah kota. Selain SPHP, beras premium dan beras komersial juga dapat disalurkan melalui saluran ini,” kata Musazdin.

Baca Juga :  Baznas Kaltim Gelar Pelatihan Aplikasi SiMBA

 

Dari total cadangan pangan yang disiapkan, sebanyak 148 ton telah mulai disalurkan, dengan 30 persen sudah diterima masyarakat, sementara sisa 100 ton masih menunggu kedatangan minyak goreng.

 

Adanya stok yang aman dan jalur distribusi yang jelas, pemerintah memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga beras stabil, sehingga masyarakat dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan tenang.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.