Dalam pengecekan, Bagus juga menyoroti standar penyimpanan daging ayam maupun daging sapi beku (frozen food). Ia mengingatkan bahwa produk tersebut hanya boleh dipajang maksimal dua hingga tiga hari, sebelum harus dimusnahkan bila tidak terjual.
“Kualitas frozen meat harus sesuai standar. Kalau lewat masa edarnya, wajib dimusnahkan,” tuturnya.
Bagus menyebut bahwa berdasarkan pemantauan sementara, tidak ditemukan indikasi kelangkaan kebutuhan pokok termasuk sembako. Ia menilai harga yang ditawarkan swalayan masih masuk kategori wajar.
“Biasanya harga naik karena permintaan tinggi dan stok kurang. Kalau stok aman di pasar tradisional maupun swalayan modern, gejolak harga bisa dicegah,” katanya.
Dalam kunjungannya, Bagus juga menemukan salah satu toko sembako yang menempatkan karung beras langsung di lantai tanpa palet. Menurutnya, hal ini berpotensi menyebabkan kontaminasi dari minyak atau cairan lain.
“Mestinya ada palet agar beras tidak langsung menyentuh lantai. Ini penting untuk keamanan pangan dan sudah kami minta agar segera diperbaiki,” jelasnya.

Dengan intensifikasi pengawasan jelang hari besar keagamaan, Pemkot Balikpapan memastikan masyarakat bisa berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan aman dan nyaman.
“Semua berjalan baik. Pemerintah ingin memastikan stok aman, harga stabil, dan masyarakat terlindungi dari produk bermasalah,” tutup Bagus.






