Dalam kesempatan itu, Wawali menegaskan bahwa pemerintah kota telah menjamin fasilitas gratis bagi peserta didik, termasuk seragam sekolah, SPP gratis untuk siswa SMP, termasuk 13 SMP swasta serta dukungan pembiayaan berkelanjutan hingga jenjang lebih tinggi.
Ia juga menyampaikan bahwa ketika kelak siswa memasuki SMA dan perguruan tinggi, biaya UKT akan digratiskan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. “Jadi adik-adik tidak perlu bersusah payah soal biaya, tapi harus punya motivasi belajar yang tinggi,” katanya.
Menurut Bagus, Pemkot Balikpapan berkomitmen membangun iklim pembelajaran yang kreatif dan tidak terikat pada pola pembelajaran kaku. Pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan motivasi, inovasi, serta mendorong siswa menghasilkan gagasan baru yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Siswa juga didorong untuk mengemukakan pendapat dan usulan terhadap pemerintah kota terkait kebutuhan pelajar saat ini.

Di tengah percepatan teknologi dan perkembangan kota menuju smart city, Bagus berharap Balikpapan tidak hanya menjadi kota yang modern secara sistem, tetapi memiliki sumber daya manusia yang berkarakter kuat, peduli sesama, serta mampu beradaptasi.
“Mudah-mudahan Balikpapan di masa depan memiliki sumber daya manusia yang smart, maju, dan penuh kepedulian. Lingkungan yang buruk tidak boleh mempengaruhi prestasi adik-adik,” tutupnya.







