BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali menerima alokasi pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Tahun ini, sebanyak 7.619 sambungan direncanakan terpasang di sejumlah kawasan.
Dalam rapat internal persiapan sosialisasi bersama perangkat daerah, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menekankan perlunya pengawasan dan mekanisme pengaduan yang jelas selama proses pemasangan berlangsung.
Ia menilai bahwa warga harus memperoleh ruang untuk menyampaikan keluhan sekaligus mendapatkan informasi yang lengkap sejak tahap awal.
Tahap pertama sosialisasi baru dilakukan secara internal.
Setelah itu, penjelasan menyeluruh akan diberikan kepada masyarakat yang wilayahnya akan menjadi jalur pemasangan pipa.
Saefuddin menekankan pentingnya keterbukaan informasi agar tidak menimbulkan ketidakpuasan publik.
“Setiap persoalan yang berpotensi muncul harus dijelaskan secara menyeluruh agar pelaksanaannya tidak menimbulkan kekecewaan. Jika pekerjaan melewati drainase, jangan sampai merusak saluran yang sudah ada,” ujarnya, pada Rabu (19/11/2025).





