Tanah Masih Bergerak, 27 Warga Belum Ditemukan di Lokasi Longsor Pandanarum

oleh -
Editor: Ardiansyah
Operasi pencarian korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara kembali dilanjutkan pada Senin pagi, 17 November 2025. Foto: Dok. Antara
Operasi pencarian korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara kembali dilanjutkan pada Senin pagi, 17 November 2025. Foto: Dok. Antara
banner 300×250

194 Rumah Terdampak, Tim Pantau Pergerakan Tanah dari Udara

 

Total 194 rumah terdampak longsor, meliputi:

– 85 rumah di Dusun Pringamba RT 2 RW 3

– 45 rumah di Situkung RT 3 RW 3

– 64 rumah di Situkung RT 4 RW 3

– RT 1 RW 3 tercatat tanpa kerusakan

 

Kondisi tanah di titik longsor masih labil dan terus bergerak. Tim SAR menerbangkan drone untuk memantau kondisi dari udara dan memastikan tidak ada masyarakat yang kembali ke area rawan.

 

“Pergerakan tanah masih aktif dan lokasi sangat berbahaya, sehingga warga sama sekali tidak diperbolehkan mendekat,” tegas Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara, Raib Saekhudin.

 

Ia menambahkan bahwa tim darat tetap melakukan penyisiran untuk memastikan semua korban terdata.

 

“Kami masih melacak keberadaan 27 warga yang dilaporkan hilang. Data bisa berubah karena kemungkinan mereka berada di rumah kerabat atau belum melapor,” ujarnya.

 

BPBD kembali mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di Pandanarum masih tidak stabil dan cuaca diprediksi berubah-ubah sepanjang hari. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.