Namun seluruh anggaran kini dapat disalurkan tanpa hambatan.
Pemprov juga memastikan bahwa mulai tahun depan, seluruh mahasiswa dari semester awal hingga akhir akan masuk dalam skema GratisPol.
Meski Kaltim sedang menurun, Rudy menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap diprioritaskan sebagai investasi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan daya saing daerah.
Ia menambahkan bahwa beasiswa ke jenjang lebih tinggi diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kaltim minimal tiga tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga menyoroti pentingnya akuntabilitas penggunaan dana hibah pendidikan.
Ia meminta semua pihak memastikan bahwa dana benar-benar digunakan sesuai peruntukan.
“Dana GratisPol wajib dikelola secara tepat sasaran, dengan prioritas utama membantu mahasiswa dalam pembiayaan UKT. Tidak boleh ada penyimpangan dalam bentuk apa pun,” jelasnya.
Untuk perguruan tinggi swasta, Pemprov meminta percepatan pemenuhan administrasi agar usulan bantuan dapat segera diproses oleh Biro Kesra dan diverifikasi BPKAD.
Menutup sambutannya, Rudy memberikan pesan khusus bagi mahasiswa penerima manfaat.
Ia menekankan bahwa kesempatan ini merupakan amanah besar dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Manfaatkanlah kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya. Ingatlah perjuangan orang tua dan harapan masyarakat bahwa kalian adalah cerminan masa depan Kalimantan Timur,” pungkasnya.







