BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Komisi I DPR RI melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Spesifik bersama Kodam VI/Mulawarman di Ruang Yudha Makodam VI/Mlw, Jl. Jenderal Sudirman Balikpapan, pada Rabu (12/11/2025).
Kegiatan dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto, M.Si., dan diikuti sekitar 100 peserta dari jajaran Komisi I DPR RI serta Kodam VI/Mulawarman.
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.S., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi I DPR RI.
Pangdam menegaskan bahwa wilayah Kodam VI/Mlw yang menaungi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki tantangan strategis, terutama di kawasan perbatasan darat dan laut yang rentan aktivitas ilegal, ancaman hibrida, dan dinamika keamanan kawasan.
Pangdam turut memaparkan sejumlah aspek pertahanan, antara lain kebutuhan alutsista, penyiapan radar pertahanan udara, serta hambatan infrastruktur perbatasan yang memengaruhi mobilitas satuan tugas.
Selain itu, ia menyoroti kesiapan komponen cadangan, potensi sumber daya nasional untuk mendukung pertahanan, serta program ketahanan pangan yang tengah dijalankan Kodam VI/Mlw.
Komisi I DPR RI menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan hanya untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN) di wilayah Kodam VI/Mlw, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara legislatif dan TNI AD.








