BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat ketersediaan air bersih terus dikebut.
Perumda Tirta Manuntung Balikpapan PTMB) mulai Mengaktifkan kembali sejumlah sumur bor yang lama tidak berfungsi, termasuk yang berada di kawasan Telaga Sari.
Program ini menjadi strategi tambahan sumber air baku untuk mengatasi kebutuhan kota yang terus meningkat.
Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, mengatakan bahwa revitalisasi dilakukan dengan memaksimalkan kembali sumur bor yang sebelumnya berhenti memproduksi air.
“Sumur bor yang sempat tidak aktif kini kita fungsikan kembali. Itu bentuk revitalisasi yang sedang berjalan,” ujarnya, pada Jumat (14/11/2025).
Program ini menggunakan pendanaan dari Dinas SDA Provinsi Kalimantan Timur. PTMB bertugas melakukan pemetaan titik prioritas dan menyusun spesifikasi teknis, sementara pengerjaan lapangan dilakukan melalui kerja sama dengan Kodam VI/Mulawarman.
Hasil uji coba menunjukkan sumur bor di Telaga Sari mampu menghasilkan debit 20–30 liter per detik. Pada tahap awal, pasokan tetap dibatasi 18–20 liter per detik untuk menjaga stabilitas jaringan.
Tambahan suplai tersebut langsung berdampak pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Sari. Jika sebelumnya IPA hanya memproduksi sekitar 120 liter per detik, kini kapasitasnya meningkat menjadi kurang lebih 140 liter per detik. “Peningkatan debit bisa mencapai 80–90 liter per detik. Tekanan air jelas akan lebih baik,” jelas Ali.
Ali menegaskan bahwa program ini belum diarahkan untuk menambah Sambungan Rumah (SR) baru. Prioritas utama adalah menstabilkan layanan bagi pelanggan yang selama ini belum menikmati distribusi air selama 24 jam.
“Setelah kondisi stabil, baru kita evaluasi kemungkinan penambahan sambungan,” katanya.
Wilayah Gunung Sari menjadi salah satu yang paling merasakan dampak peningkatan debit. Daerah ini sebelumnya kerap mengalami tekanan air rendah, terutama pada jam-jam tertentu. Dengan tambahan pasokan dari sumur bor, distribusi diharapkan lebih stabil dan merata.
Sebagai langkah jangka panjang, PTMB telah menyiapkan sejumlah titik sumur lain, untuk diaktifkan pada tahun mendatang. Revitalisasi bertahap ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pasokan air baku Kota Balikpapan. “Masih ada beberapa titik yang akan kita hidupkan kembali secara bertahap,” tutup Ali.
Langkah revitalisasi ini, PTMB menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan dan memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Balikpapan.Upaya Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat ketersediaan air bersih semakin digencarkan. (*/Adv)





