TWAP Samarinda Kritik Proyek Median Jalan Pahlawan yang Dibiarkan Terbuka

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Kondisi median Jalan Pahlawan yang telah dibongkar beberapa waktu lalu kini dibiarkan terbuka dan dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Kondisi median Jalan Pahlawan yang telah dibongkar beberapa waktu lalu kini dibiarkan terbuka dan dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

“Kalau kondisi seperti ini terus dibiarkan, tanah akan mudah terkikis air hujan dan pohon di atasnya bisa tumbang. Itu tentu berbahaya bagi pengguna jalan,” terangnya.

 

Selain faktor keselamatan, TWAP juga menilai kondisi tersebut berdampak terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

 

 Tanah terbuka yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan debu di musim kemarau dan lumpur saat musim hujan.

 

“Ketika panas, debu beterbangan, sementara saat hujan berubah menjadi lumpur yang menutupi sebagian badan jalan. Situasi ini jelas mengganggu kebersihan kota,” tambahnya.

 

Sukisman menilai kondisi median yang terbengkalai turut merusak tampilan kota. 

 

Ia menegaskan pekerjaan semestinya dilakukan secara berkesinambungan agar tidak menimbulkan kesan semrawut di jalan utama yang menjadi wajah Samarinda.

 

“Median yang dibiarkan terbuka membuat pemandangan kota tampak tidak rapi. Idealnya, setelah dibongkar, material baru langsung dipasang tanpa menunggu terlalu lama,” tegasnya.

 

Dalam rapat koordinasi bersama Dinas PUPR Samarinda, TWAP menekankan pentingnya menyesuaikan pembukaan area kerja dengan ketersediaan bahan dan tenaga pelaksana. 

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.