PLN Hadirkan Cahaya Harapan untuk Keluarga Prasejahtera di Kaltimra Lewat Program Light Up The Dream

oleh -
Editor: Ardiansyah
PLN UID Kaltimra menyalurkan sambungan listrik gratis bagi 74 keluarga prasejahtera melalui program LUTD yang digelar serentak di seluruh Indonesia, pada Selasa (21/10/2025). Foto: HO/PLN UID Kaltimra
PLN UID Kaltimra menyalurkan sambungan listrik gratis bagi 74 keluarga prasejahtera melalui program LUTD yang digelar serentak di seluruh Indonesia, pada Selasa (21/10/2025). Foto: HO/PLN UID Kaltimra

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN — Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) menyalurkan sambungan listrik gratis bagi 74 keluarga prasejahtera melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang digelar serentak di seluruh Indonesia, pada Selasa (21/10/2025).

 

Program LUTD menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Cahaya listrik kini tak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang baru bagi mereka untuk hidup lebih produktif dan sejahtera.

 

“Dulu kami hanya menggunakan lampu minyak, gelap dan berasap. Sekarang rumah terang, anak-anak bisa belajar malam hari. Terima kasih PLN,” ungkap Siti Aminah, warga Kelurahan Sambaliung, tak kuasa menahan haru saat sambungan listrik di rumahnya resmi menyala.

 

Kisah serupa juga datang dari Lilis Sariyatin di Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan. “Sebelumnya kami numpang listrik dari tetangga. Sekarang sudah punya sambungan sendiri, lebih aman dan nyaman. PLN benar-benar peduli,” ujarnya bahagia.

 

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, yang turut hadir dalam penyalaan simbolis di Kampung Limunjan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif sosial PLN.

 

“Program LUTD ini sangat membantu masyarakat. Sejak awal 2025, sudah 234 warga di Berau menerima listrik gratis. Ini bukti bahwa PLN dan pemerintah daerah punya visi yang sama: tidak boleh ada warga yang tertinggal dari terang listrik,” tutur Sri.

 

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa LUTD bukan sekadar program sosial, melainkan gerakan gotong royong insan PLN untuk menghadirkan harapan baru bagi masyarakat prasejahtera.

Baca Juga :  Mendagri: Selamat Hari Bhayangkara ke-78, Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas

 

“Kami ingin memastikan manfaat listrik hadir hingga pelosok. Listrik membawa kehidupan yang lebih baik, membuka peluang usaha, pendidikan, dan kenyamanan keluarga,” ujarnya.

 

Secara nasional, penyalaan serentak HLN ke-80 menjangkau lebih dari 8.000 keluarga penerima manfaat, sementara sejak pertama kali diluncurkan, LUTD telah menerangi lebih dari 37.000 rumah tangga di seluruh Indonesia, termasuk 1.102 keluarga di Kaltim dan Kaltara.

 

Dengan semangat “Terangi Negeri, Wujudkan Mimpi,” PLN terus membuktikan bahwa setiap kilowatt cahaya yang dihadirkan berarti harapan baru bagi masyarakat Indonesia. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.