Setelah 20 Sandera Dibebaskan, Trump Luncurkan Fase Dua Gencatan Senjata Gaza

oleh -
Penulis: Wahyuddin Nurhidayat
Editor: Ardiansyah
Presiden Prabowo Subianto (dua kiri) berdiri dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di suasana ruang konferensi di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025). FOTO : ANTARA/HO-BPMI Setpres/Muchlis Jr/pri.
Presiden Prabowo Subianto (dua kiri) berdiri dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di suasana ruang konferensi di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025). FOTO : ANTARA/HO-BPMI Setpres/Muchlis Jr/pri.

BorneoFlash.com, WASHINGTONPresiden AS Donald Trump mengumumkan dimulainya “fase dua” gencatan senjata di Gaza setelah Hamas membebaskan 20 sandera Israel dalam tahap pertama kesepakatan yang dimediasi oleh Turki, AS, Qatar, dan Mesir.

 

“Dua puluh sandera telah kembali, dan perasaan kami sebaik yang diharapkan,” tulis Trump di Truth Social, Selasa (14/10/2025). Ia menambahkan, “Beban besar telah terangkat, tetapi pekerjaan belum selesai. Mereka yang tewas belum dipulangkan seperti dijanjikan. Fase dua dimulai sekarang!”

 

Dalam kesepakatan itu, Hamas dan Israel menukar sandera dengan tahanan. Israel membebaskan ratusan tahanan Palestina dari penjara militer Ofer dan fasilitas lain di Gurun Negev, sementara Hamas melepaskan seluruh 20 sandera Israel yang masih hidup.

 

Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menggelar pertemuan di Sharm el-Sheikh bersama sejumlah pemimpin dunia untuk menggalang dukungan internasional bagi rencana gencatan senjata di Gaza.

 

Fase dua mencakup pembentukan pemerintahan baru di Gaza, pembentukan pasukan multinasional, dan perlucutan senjata Hamas.

 

Sejak Oktober 2023, serangan Israel di Gaza menewaskan lebih dari 67.000 warga Palestina mayoritas perempuan dan anak-anak serta membuat wilayah itu nyaris tidak layak huni. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.