BorneoFlash.com, SEMARANG – Kekalahan Persiba Balikpapan 0-2 dari Kendal Tornado FC di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Senin (6/10/2025), menjadi tamparan penting bagi tim Beruang Madu untuk berbenah.
Meski hasilnya mengecewakan, pelatih M. Nasuha menilai laga ini menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat mental dan konsistensi pemain menghadapi persaingan ketat di kompetisi.
“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada tim tuan rumah yang tampil impresif. Kami akui sedikit kurang siap menghadapi permainan Tornado FC,” ujar Nasuha seusai pertandingan.
Menurutnya, salah satu faktor utama kekalahan adalah kurang fokusnya para pemain di beberapa momen krusial, serta solidnya pertahanan Kendal yang sulit ditembus.
“Pertahanan mereka cukup rapat dan disiplin. Sementara kami sedikit kehilangan fokus sehingga kebobolan. Ini menjadi evaluasi penting agar ke depan lebih siap dan tenang dalam mengatur ritme permainan,” tegasnya.
Meski harus turun peringkat di klasemen sementara, Nasuha menegaskan bahwa tim tidak akan larut dalam hasil buruk. Ia memastikan seluruh pemain akan terus berlatih keras untuk memperbaiki performa, terutama dalam hal transisi dan tekanan ke lini lawan.
“Persaingan akan semakin berat, tapi kami tetap berusaha menjadikan tim ini lebih baik lagi. Target kami jelas, mengangkat posisi Persiba ke papan atas,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persiba Isfandyar mengakui kekalahan ini bukan hasil yang diharapkan, namun ia memastikan tim tetap berkomitmen untuk bangkit.
“Hasil ini tidak sesuai harapan, tapi kami tidak boleh menyerah. Kami akan terus berusaha agar di pertandingan selanjutnya bisa tampil lebih baik,” ujarnya.
Meski harus pulang tanpa poin, Persiba menatap laga berikutnya dengan motivasi baru. Manajemen dan pelatih berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh demi mengembalikan performa terbaik Beruang Madu dan menjaga asa bersaing di kompetisi musim ini.





