Indonesia Menari 2025, Balikpapan Jadi Panggung Gerakan Budaya Modern-Tradisi

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Penampilan Indonesia Menari di Depan CAN Coffee Food Court Grand City, pada Sabtu (27/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penampilan Indonesia Menari di Depan CAN Coffee Food Court Grand City, pada Sabtu (27/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Tari tradisi yang selama ini lekat dengan panggung pertunjukan formal, sebentar lagi akan hadir di ruang publik dengan kemasan modern dan lebih dekat dengan masyarakat. 

 

Ajang Indonesia Menari 2025 siap digelar di Balikpapan pada 12 Oktober mendatang, menghadirkan 540 peserta yang akan menari serentak di dalam pusat perbelanjaan.

 

Syahrul Darmawan dari tim Indonesia Kaya menjelaskan, sejak digelar pertama kali pada 2012, Indonesia Menari dirancang sebagai sebuah gerakan untuk mendekatkan budaya dengan kehidupan sehari-hari.

 

“Kenapa di mall? Karena kami ingin tari tradisi bisa hadir dengan konsep yang modern, menyenangkan, dan akrab dengan publik. Untuk itu, kami juga menggandeng talenta muda seperti Batara dari Suarga Loka sebagai koreografer dan Firex sebagai penata musik,” ungkap Syahrul saat ditemui di Depan CAN Coffee Food Court Grand City, pada Sabtu (27/9/2025).

 

Antusiasme peserta di Balikpapan begitu tinggi. Dari 1.000 pendaftar, panitia akhirnya menetapkan 540 peserta yang lolos verifikasi. “Awalnya kuota hanya 500, tapi karena peminat begitu besar dan venue memungkinkan, akhirnya ditambah menjadi 540 peserta,” tambahnya.

 

Pemilihan Balikpapan sendiri bukan tanpa alasan. Kota ini dipilih mewakili Pulau Kalimantan setelah tim Indonesia Kaya melakukan survei ke sejumlah daerah. “Beberapa kota tidak memungkinkan dari sisi venue. Balikpapan justru memenuhi kebutuhan itu, sehingga kami pilih sebagai perwakilan Kalimantan,” kata Syahrul.

 

Indonesia Menari 2025 akan berlangsung serentak di 11 kota: Jakarta, Bekasi, Karawang, Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Medan, Manado, Makassar, dan Balikpapan.

 

Mekanisme acaranya unik. Para penari akan disebar di setiap lantai mall dan dinilai langsung oleh juri di area tersebut. Tim terbaik akan melaju ke babak final di atrium utama untuk memperebutkan juara 1 hingga 3. Hadiah yang diperebutkan mencapai Rp15 juta untuk juara pertama, Rp12,5 juta untuk juara kedua, dan Rp3 juta untuk juara ketiga.

Baca Juga :  Progres 95 Persen, Renovasi Masjid Ash Shabirin Masih Perlu Dana Tambahan
Penampilan Indonesia Menari di Depan CAN Coffee Food Court Grand City, pada Sabtu (27/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penampilan Indonesia Menari di Depan CAN Coffee Food Court Grand City, pada Sabtu (27/9/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Tidak ada batasan usia bagi peserta, hanya syarat tampil dalam grup berisi 5–7 orang. Penilaian meliputi kekompakan, koreografi, serta keluwesan gerakan.

 

Syahrul menegaskan, meski selalu mengusung semangat tari tradisi, Indonesia Menari setiap tahun hadir dengan warna berbeda. “Kami selalu menghadirkan aransemen musik dan koreografi baru agar generasi muda merasa dekat dengan tari tradisi tanpa merasa kaku,” ujarnya.

 

Dengan konsep ini, Indonesia Menari bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah gerakan budaya yang menjembatani tradisi dan modernitas di ruang publik.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.