BorneoFlash.com, SAMARINDA – Perhatian terhadap kerusakan jalan Sangatta–Bengalon mendapat tindak lanjut nyata dari PT Kaltim Prima Coal (KPC).
Perusahaan tambang tersebut mengalokasikan anggaran senilai Rp7 miliar untuk menangani longsor yang hampir memutus akses utama di Kutai Timur.
Langkah KPC ini tidak lepas dari sorotan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang sebelumnya menegur kondisi jalan tersebut saat melakukan inspeksi mendadak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyebut dana itu dikhususkan untuk memperbaiki titik longsor.
“Menurut laporan yang kami terima, anggaran sekitar Rp7 miliar memang disiapkan perusahaan untuk menanganinya,” ungkap Fitra.
Perbaikan saat ini dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah 12 bersama KPC.







