Tanpa DAK Fisik, Pemprov Kaltim Pastikan Proyek Jalan Strategis Berlanjut

oleh -
Penulis: Nur Ainunnisa
Editor: Ardiansyah
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

BorneoFlash.com, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan bahwa proyek pembangunan infrastruktur utama tetap berjalan sepanjang 2025, meskipun provinsi ini tidak menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari pemerintah pusat.

 

Kegiatan pembangunan akan memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pendanaan dari pemerintah pusat melalui skema kontrak tahun jamak (multi years).

 

Kepala Dinas PUPR-PERA Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyatakan bahwa salah satu proyek prioritas adalah pembangunan jalan Tering di Kabupaten Kutai Barat menuju Ujoh Bilang di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

 

“Walaupun DAK fisik tidak tersedia, pengerjaan jalan tetap kami lanjutkan. Untuk ruas Tering-Ujoh Bilang, kami mengalokasikan Rp200 miliar dari APBD dan tambahan sekitar Rp80 miliar dari APBN melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional,” kata Fitra.

 

Selain itu, Pemprov Kaltim juga menyiapkan anggaran untuk sejumlah proyek strategis lain, termasuk pembangunan jalan Ujoh Bilang–Long Pahangai dan Long Bangun menuju Malinau di Kalimantan Utara, dengan alokasi dana mencapai Rp28 miliar.

 

“Target penyelesaian proyek-proyek ini adalah 2027. Kami terus berupaya mempercepat konektivitas antarwilayah, terutama untuk akses menuju daerah perbatasan,” tambahnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.