Resmikan RBI di Balikpapan, Menteri PPPA Dorong Anak Jauhi Gadget dan Perempuan Makin Berdaya

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi, meresmikan Taman Bekapai sebagai Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kota Balikpapan, pada Jumat (29/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi, meresmikan Taman Bekapai sebagai Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kota Balikpapan, pada Jumat (29/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), Arifatul Choiri Fauzi, meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kota Balikpapan. 

 

Taman Bekapai yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Klandasan Ulu Kecamatan Balikpapan Kota, diresmikan sebagai RBI Kota Balikpapan, pada Jumat (29/8/2025).

 

Kehadiran ruang ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas pihak untuk memperkuat peran perempuan sekaligus melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kerentanan sosial.

 

Menteri Arifatul menegaskan bahwa RBI bukan hanya simbol, melainkan ruang nyata untuk membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak. 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), Arifatul Choiri Fauzi, Saat Peresmian Taman Bekapai sebagai Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kota Balikpapan, pada Jumat (29/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI), Arifatul Choiri Fauzi, Saat Peresmian Taman Bekapai sebagai Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kota Balikpapan, pada Jumat (29/8/2025). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

“Ruang Bersama Indonesia adalah wadah kolaborasi untuk menguatkan perempuan dan melindungi anak-anak. Di sini anak-anak bisa belajar, bersosialisasi, dan terhindar dari ketergantungan gadget,” ujarnya usai pertemuan.

 

Sebagai contoh, RBI Balikpapan menyediakan permainan tradisional untuk mendorong interaksi langsung antar anak. “Kalau anak hanya dengan gadget, mereka akan cenderung individualis. Melalui permainan tradisional, mereka bisa belajar kebersamaan dan nilai sosial,” tambahnya.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.