Namun, Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak cukup hanya pada aspek akademik. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan spiritual dan karakter anak, sebagai pondasi menuju generasi emas 2045.
“Anak-anak kita harus dibekali nilai spiritual yang kuat. Khusus bagi yang Muslim, jangan lupa sholat lima waktu. Ini adalah benteng moral dan karakter yang harus dijaga,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang telah menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak-anak Balikpapan.
“Tanpa guru, kita tidak akan sampai di titik ini. Kerja keras mendidik anak-anak tidak akan sia-sia. Kita doakan para guru diberikan keteguhan, ketabahan, dan kesehatan,” tuturnya.

Langkah Pemkot Balikpapan ini menjadi sinyal kuat bahwa pendidikan bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal kemauan politik, pemerataan kesempatan, dan keberpihakan kepada semua kalangan.
Sinergi antara sekolah negeri dan swasta, serta dukungan nyata dari pemerintah, Balikpapan kian mantap melangkah menuju kota yang mendukung pendidikan berkualitas bagi seluruh warganya.





