PT Pertamina EP

PEP Bunyu Field Kampanyekan Upaya Penghentian Polusi Plastik saat Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

lihat foto
Para pekerja Perusahaan bersama siswa dan guru SMP Negeri 1 Bunyu, Kalimantan Utara menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertemakan Beat Plastic Pollution atau Hentikan Polusi Plastik. Foto: HO/PEP Bunyu Field
Para pekerja Perusahaan bersama siswa dan guru SMP Negeri 1 Bunyu, Kalimantan Utara menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertemakan Beat Plastic Pollution atau Hentikan Polusi Plastik. Foto: HO/PEP Bunyu Field

BorneoFlash.com, PULAU BUNYU – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia, PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menyelenggarakan serangkaian kegiatan bertemakan Beat Plastic Pollution atau Hentikan Polusi Plastik.

Kegiatan ini melibatkan para pekerja Perusahaan bersama siswa dan guru SMP Negeri 1 Bunyu, Kalimantan Utara, sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sejak dini. HLH Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kampanye lingkungan (Environment Campaign) di lingkungan kerja Perusahaan dan dilanjutkan dengan program transfer knowledge di SMPN 1 Bunyu.

Para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas edukatif dan partisipatif, seperti sosialisasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pemilahan sampah organik dan anorganik, praktik pembuatan kompos metode Takakura, penanaman pohon, serta aksi bersih sekolah.

Kegiatan ditutup dengan program “sedekah sampah”, yaitu pengumpulan sampah dari rumah untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna.

Environment Campaign di lingkungan kerja Perusahaan dan dilanjutkan dengan program transfer knowledge di SMPN 1 Bunyu. Foto: HO/PEP Bunyu Field
Environment Campaign di lingkungan kerja Perusahaan dan dilanjutkan dengan program transfer knowledge di SMPN 1 Bunyu. Foto: HO/PEP Bunyu Field

Senior Manager Bunyu Field, Despredi Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya peran setiap individu dalam pengelolaan sampah, terutama sampah plastik.

“Pengelolaan sampah bisa dimulai dari hal kecil, seperti memilah sampah dan menerapkan prinsip 3R. Kami juga telah memanfaatkan sampah plastik menjadi paving block sebagai bentuk pengelolaan berkelanjutan yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Despredi.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar