Bimo juga mengonfirmasi bahwa sejumlah hambatan administratif yang sebelumnya menghambat proyek infrastruktur Kementerian PUPR telah berhasil diselesaikan.
Terkait kapasitas, ia menyebutkan bahwa saat ini telah tersedia sebanyak 47 menara rumah susun ASN, di mana masing-masing menara terdiri dari 60 unit hunian.
Setiap unit dirancang memiliki tiga kamar tidur untuk menunjang kenyamanan penghuni.
Tidak hanya itu, Bimo juga menyampaikan perkembangan pembangunan kantor kementerian koordinator di kawasan inti IKN.
“Kami berharap kantor Kemenko 1 hingga 4 seluruhnya dapat difungsikan atau mulai beroperasi pada tahun ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa OIKN masih menunggu penetapan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terkait jadwal pasti pemindahan ASN.
Kendati demikian, OIKN memastikan bahwa segala bentuk fasilitas dan dukungan layanan telah dipersiapkan guna menyambut kehadiran ASN di kawasan ibu kota baru.







