Polresta Balikpapan Sidak SPBU di Jalan DI Panjaitan, Pastikan BBM Bebas dari Kandungan Air

oleh -
Penulis: Agung Putra
Editor: Ardiansyah
Sidak yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Ipda Wempy. Foto: BorneoFlash.com/Agung Putra
Sidak yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Ipda Wempy. Foto: BorneoFlash.com/Agung Putra

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Kepolisian Resor Kota Balikpapan melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim menggelar inspeksi mendadak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terletak di Jalan DI Panjaitan, Gunung Guntur, Balikpapan Tengah, pada Rabu 2/4/2025.

 

Sidak yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Ipda Wempy Ardenta ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Warga mengeluhkan dugaan adanya campuran air dalam bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di SPBU tersebut.

 

Dalam sidak ini, petugas mengambil sampel BBM jenis Pertalite dan Pertamax langsung dari pompa pengisian untuk diuji kandungannya. Selain itu, pengecekan juga dilakukan pada tangki penampungan guna memastikan kualitas bahan bakar tetap sesuai standar.

 

Dari hasil pemeriksaan, Ipda Wempy Ardenta memastikan bahwa BBM yang dijual di SPBU tersebut tidak mengandung kadar air dan suhu bahan bakar masih dalam batas normal.

 

“Kami tidak menemukan adanya kandungan air dalam BBM yang dijual di SPBU ini. Suhu bahan bakar juga masih sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar Ipda Wempy.

 

Lebih lanjut, Ipda Wempy menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan sidak di sejumlah SPBU lain di Kota Balikpapan. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Langkah sigap Polresta Balikpapan ini diharapkan dapat memastikan kualitas BBM yang beredar di masyarakat tetap terjaga serta memberikan rasa aman bagi para pengguna kendaraan di Balikpapan.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.