BorneoFlash.com, BONTANG – Terhitung mulai hari ini, Kamis (20/3/2025), Polres Bontang resmi melaksanakan Operasi Ketupat Mahakam sebagai langkah pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1446 H. Operasi ini melibatkan 267 personel gabungan dari kepolisian, TNI, unsur pemerintah, dan masyarakat.
Pelaksanaan operasi ini ditandai dengan penyematan pita dalam Apel Siaga yang berlangsung di Mapolres Bontang pada pagi hari. Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, menyatakan bahwa Operasi Ketupat Mahakam tahun ini tidak jauh berbeda dari pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya.
“Kami bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan rutin turun menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama arus mudik,” ujar Alex.
Untuk mendukung operasi ini, Polres Bontang mendirikan lima posko pengamanan dan pemantauan. Posko induk berlokasi di Simpang 3 Jalan R Suprapto, sedangkan pos pemantau lainnya berada di Bontang City Mall, Pelabuhan Loktuan, serta di dua titik di jalan poros Bontang-Samarinda, tepatnya di Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, dan Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan arus mudik dan pelayanan bagi masyarakat mulai 19 Maret hingga 8 April 2025,” jelas Alex.
Selain itu, kepolisian juga membuka layanan call center 110 untuk menerima laporan, pengaduan, serta memberikan informasi mengenai kondisi lalu lintas dan keamanan selama periode mudik.
“Tagline yang diusung kali ini adalah ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi call center jika mengalami kendala selama perjalanan mudik,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang turut hadir dalam Apel Siaga menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam menjaga keamanan selama mudik Lebaran.
“Apel ini menjadi wujud komitmen nyata dari sinergitas TNI-Polri dan seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melaksanakan mudik dan merayakan Idulfitri. Kesiapan ini harus diiringi dengan tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Neni.
Dengan adanya Operasi Ketupat Mahakam 2025, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman serta merayakan Idulfitri dengan penuh kedamaian. (*)