Pj Gubernur Kaltim: Transformasi Ekonomi Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan pada 2025

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik. Foto: HO/diskominfo.kaltimprov.go.id
Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik. Foto: HO/diskominfo.kaltimprov.go.id

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang signifikan pada tahun 2025 dengan memanfaatkan potensi lokal, terutama melalui pengembangan sektor jasa dan pertanian, dan mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan dan Energi.

 

Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dalam pertemuan dengan awak media baru-baru ini. Akmal menegaskan bahwa transformasi ekonomi adalah langkah kunci untuk masa depan Kaltim. 

 

Fokus utama adalah mengalihkan ketergantungan ekonomi daerah dari sektor mining dan oil yang selama ini dominan, kepada sektor jasa dan pertanian yang lebih berkelanjutan.

 

“Transformasi ini sangat penting karena meskipun sektor pertambangan dan minyak memberi kontribusi besar, kedua sektor ini terbatas dalam hal keberlanjutan dan perkembangan jangka panjang,” ujarnya.

 

Namun, Akmal menyadari bahwa tantangan terbesar yang dihadapi Kaltim adalah penurunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp 1 triliun, ditambah dengan berkurangnya transfer dana dari pusat. Dalam kondisi ini, bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi menjadi tidak realistis.

 

Oleh karena itu, Akmal menekankan pentingnya kebijakan yang lebih inovatif dan tepat sasaran. Dia juga menyoroti potensi besar yang dapat dimanfaatkan dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN) yang diharapkan menjadi pendorong perkembangan sektor jasa di Kaltim.

 

“Perlu adanya regulasi yang lebih mendukung, seperti memberikan kewenangan untuk memanfaatkan lahan bekas galian tambang dan berkolaborasi dengan pemegang konsesi,” terang Akmal.

 

Pemprov Kaltim optimis bahwa dengan kebijakan yang mendukung dan pengelolaan sumber daya alam secara bijak, ditambah dengan pengembangan sektor jasa dan pertanian, Kaltim bisa berkembang pesat meski dengan anggaran yang terbatas. Akmal berharap Kaltim dapat menjadi contoh keberhasilan transformasi ekonomi di Indonesia, didorong oleh sumber daya manusia yang berkualitas.

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.