Sunaryanto pun menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan buah kolaborasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan mitra kerja dalam meningkatkan kinerja dan budaya selamat di lingkungan Perusahaan.
“Kolaborasi dan sinergi ini turut mendukung peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait keselamatan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari upaya membangun lingkungan yang selamat,” imbuhnya.
Menurut Sunaryanto, perusahaan meyakini bahwa kinerja keselamatan yang unggul akan mendukung keberhasilan dan keberlanjutan operasi dan bisnis migas Perusahaan.
“Penerapan praktik-praktik terbaik di bidang keselamatan dipercaya dapat mendukung langkah perusahaan untuk mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan migas onshore dan offshore di wilayah Kalimantan,” lanjutnya.
Sunaryanto, yang akrab disapa Anto, mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan dan pihak yang berkontribusi terhadap pencapaian ini.
Selain penghargaan untuk PHM, PHKT, dan PEP Tanjung Field di atas, dalam upaya membangun budaya selamat, PHI serta anak perusahaan dan afiliasinya lainnya memiliki program, antara lain Pelatihan Lifeguard kepada para perwakilan pengelola pantai yang tergabung dalam Forum Pengelola Pantai Pangempang Muara Badak yang digelar oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).
Sementara PEP Tarakan Field menggelar latihan simulasi penanggulangan keadaan darurat berupa kebakaran, tumpahan minyak, hingga aksi demo masyarakat di area Tarakan Field. (*)





