Doa di atas dibaca oleh orang yang berkurban dan menyembelih hewan kurbannya sendiri. Jika penyembelih membacakan doa untuk hewan kurban orang lain, kata ‘minni’ diganti dengan menyebut nama orang yang berkurban, misalnya min Ahmad atau min Hasan.
Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam
Selain membaca doa, penyembelih hewan kurban wajib memahami tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam. Mari simak langkah-langkahnya yang dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional berikut ini.
- Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Cukup Umur
Pastikan hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat, tidak cacat, dan sudah cukup umur. Untuk kambing, minimal berumur satu tahun, sedangkan sapi atau kerbau minimal berusia dua tahun.
- Mengikat Hewan Kurban
Ikat hewan kurban dengan baik agar tidak memberontak saat akan disembelih, sehingga proses penyembelihan bisa berlangsung dengan lancar dan aman.
- Membaca Doa
Sebelum menyembelih, bacalah basmalah (bismillah), membaca shalawat, kemudian bertakbir tiga kali (Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar), dan terakhir membaca doa menyembelih hewan kurban sesuai yang dianjurkan dalam Islam.
- Arah Kiblat
Pastikan hewan yang akan disembelih dihadapkan ke arah kiblat. Ini sebagai bentuk penghormatan dan ketundukan kepada Allah SWT.
- Proses Penyembelihan
Gunakan pisau yang tajam agar proses penyembelihan berlangsung cepat dan mengurangi rasa sakit pada hewan. Sembelihlah dengan memutuskan tiga saluran utama di leher, yaitu saluran napas, saluran makanan, dan pembuluh darah.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kita dapat memastikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai dengan syariat Islam, sehingga ibadah kurban kita diterima dan mendapatkan berkah dari Allah SWT. (*)

