Rencana Aksi Menuju Bangunan Nol Emisi Karbon di Kota Balikpapan 

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Penyusunan Rencana Aksi menuju Bangunan Nol Emisi Karbon (Zero-Emission Building) di Kota Balikpapan. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Penyusunan Rencana Aksi menuju Bangunan Nol Emisi Karbon (Zero-Emission Building) di Kota Balikpapan. Foto: BorneoFlash/IST

Keberhasilan pengumpulan data dan wawasan dari para ahli lokal memberikan landasan yang kokoh bagi pengembangan inisiatif serupa kedepannya. Dengan dukungan penuh dari Pemkot Balikpapan, diharapkan penerapan strategi yang direkomendasikan melalui program ini dapat memberikan dampak yang berarti bagi warga Kota Balikpapan.

 

Model kerja sama ini memberikan contoh yang baik di tingkat lokal bagi kota-kota lain, untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dan berkontribusi terhadap upaya penurunan karbon nasional.                

 

Menyadari pentingnya upaya konservasi energi pada bangunan Pemkot Balikpapan telah secara strategis mengintegrasikan sektor bangunan sebagai salah satu sektor kunci dalam upaya penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) menuju Net Zero Emission (NZE) Kota Balikpapan. 

 

Dalam rangka menuju kota yang siap dan adaptif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, agenda ini telah dimasukkan ke dalam draft Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. 

 

Integrasi ini memastikan bahwa terkait dengan bangunan rendah karbon tidak akan berhenti sebagai sekedar gagasan, tetapi menjadi tujuan yang konkret dan terukur, untuk mencapai pengurangan emisi GRK sesuai komitmen ENDC dan sasaran jangka panjang emisi nol bersih paling lambat pada tahun 2060.

 

Diseminasi Rencana Aksi ini diharapkan dapat menjadi media untuk menyebarluaskan dan mengkomunikasikan isi dan tindak lanjut Rencana Aksi tersebut. 

 

Adanya rencana aksi ini, diharapkan dapat menjadi pedoman bagi Balikpapan dalam mendorong penerapan konservasi energi, terutama pada bangunan gedung di daerah dan berkontribusi pada pencapaian sasaran pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), sesuai komitmen Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) dan sasaran jangka panjang emisi nol bersih selambat-lambatnya pada tahun 2060.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.