Saat ini, pasien terkonfirmasi Covid-19 sudah dilakukan penanganan sesuai dengan kondisi masing- masing. Sebagian besar pasien yang terkonfirmasi Covid-19 adalah laki-laki dan merupakan pekerja.
“Pasien rata-rata menjalani isolasi mandiri, karena merupakan pekerja perusahaan. Ada pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, karena merasakan gejala berat seperti sesak nafas,” terangnya.
DKK terus memantau setiap kali ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan. Pasalnya, semua data terhubung ke DKK Balikpapan, sehingga bisa menemukan data pasien terkonfirmasi positif.
Pihaknya akan membuka kembali vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan, terutama bagi warga yang belum melengkapi booster yakni dosis 3 dan dosis 4.
DKK Balikpapan juga melakukan pendataan lagi, terutama yang masuk skala prioritas untuk mendapat vaksinasi lengkap, seperti tenaga kesehatan, lansia yang belum mendapatkan vaksinasi dosis 3, dan yang memiliki penyakit komorbid. “Kami masih menunggu, karena vaksin masih belum datang,” ucapnya.
Termasuk pelayanan kesehatan untuk siap siaga Sumber Daya Manusia Kesehatan, alat, obat, sarana pendukung dan penyiapan kamar isolasi dan ICU Covid-19, jika memang terjadi peningkatan terus menerus.
Kendati demikian, situasi Kota Balikpapan masih terkendali dan masyarakat tidak perlu panik, yang terpenting tetap menjaga Prokes.





