“Semoga setelah mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini para peserta menjadi semakin kompeten, berdaya saing tinggi dan menjadi tenaga kerja konstruksi yang dapat diandalkan. Dan bersama-sama kita mewujudkan hari esok Kutai Barat lebih baik daripada hari ini akhirnya dengan memohon berkat pelatihan dan sertifikasi tenaga terampil konstruksi Kabupaten Kutai Barattahun 2023, dengan ini saya nyatakan resmi dibuka,” kata Leonard yang juga selaku Ketua Panitia PPK MB dan juga sekaligus PLh Kadis PUPR.
Sementara itu, diterangkan oleh Ketua Panitia dibacakan oleh PPTK DPUPR Aminoto Kalter menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan uji kompetensi ke-3 gelombang pertama yang mana diikuti sebanyak 50 peserta dengan tiga jabatan kerja yaitu jabatan kerja tukang pasang ubin 14 orang, tukang pasang besi sebanyak 24 orang dan tukang pekerjaan tanah/pondasi level 1 (satu) yakni 12 orang.
Dan pada pelatihan tersebut dinarasumberi dari Fakultas Teknik Untag 1945 Samarinda dan 3 narasumber tersebut yaitu Ir. Robby Marzuki sebagai dosen sekaligus Wakil Dekan 3 Untag, Dr. Ir, Alfian Nur selaku Kaprodi Program Magister Teknik Sipil, dan Heri Purnomo selaku Dosen Fakultas Teknik.

“Kegiatan ini kita laksanakan selama 4 hari, dimana 3 hari pembekalan dan latihannya ada materi di dalam ruangan dan juga pada hari kedua dan ketiga ada praktek di tempat proyek. Dan hari keempat assessment atau uji kompetensi. Dan mohon kesabaran dari peserta agar dapat mengikuti kegiatan pelatihan dan sertifikasi sampai selesai dan mudah-mudahan ini semua setelah ikut ujian kompetensinya bisa dinyatakan kompeten,” ucapnya.
Dan perlu diketahui bahwa pelatihan telah dilaksanakan sebanyak 2 kali yaitu ada gelombang pertama ada sebanyak 48 peserta dan dinyatakan kompeten ada 46 orang. Sedangkan pada gelombang kedua diikuti sebanyak 50 peserta dan setelah diuji kompetensinya dinyatakan kompeten ada 48 peserta jadi total keseluruhan yang telah kompeten dalam uji kompetensi sebanyak 94 orang.





