Saat ini Polresta Balikpapan telah meminimalisir beberapa potensi kerawanan diantaranya kejahatan konvensional yang dapat meresahkan masyarakat, masih adanya potensi aksi terorisme, kecelakaan moda transportasi baik darat laut maupun udara.

“Peningkatan intensitas masyarakat akan memunculkan potensi meningkatnya kejahatan konvensional seperti premanisme maupun kejahatan street crimes seperti pencurian, pencopetan dan sebagainya.
Oleh sebab itu untuk mencegah hal tersebut dilakukan upaya cipta kondisi seperti kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran kejahatan jalanan, premanisme, penertiban penyakit masyarakat, miras dan petasan.
Terkait dengan aksi terorisme perlu dilakukan upaya preventif terhadap seluruh jaringan pelaku teror untuk mencegah terjadinya aksi terorisme. Selain itu guna meningkatkan keamanan personil di lapangan perlu diterapkan buddy sistem, untuk peningkatan kewaspadaan personil.
Terkait dengan kelancaran arus mudik dan arus balik, untuk itu agar dilakukan monitoring dan pengamanan pada titik rawan kemacetan dan kecelakaan yang telah dipetakan serta melaksanakan manajemen rekayasa lalu lintas yang tepat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polri jajaran TNI Pemerintah Kota Balikpapan serta seluruh pemangku kepentingan lainnya dan stakeholder yang selama ini telah bekerja dengan sungguh-sungguh dalam memelihara stabilitas Kamtibmas yang kondusif. Kita berharap kerja sama yang baik ini yang sudah terjalin, dapat dipertahankan dan terus tingkatkan,” jelasnya.





