“Sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting tentu kami akan selalu melakukan pendampingan dengan memberikan edukasi sebagai salah satu solusi untuk menekan pertambahan jumlah anak Stunting di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara” lanjut Pangdam
Di akhir sambutannya pangdam menyampaikan bahwa Pengukuhan sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting memiliki tantangan yang berat sehingga perlu melibatkan semua komponen masyarakat untuk bekerja sama secara bersinergi dalam menjalankan tanggung jawab ini.
Pangdam akan membuka ruang dan peluang kepada semua pihak untuk selalu berkomunikasi tentang hal-hal yang terkait penanganan Stunting di di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara,
Serta mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun komitmen, untuk bekerja melalui aksi nyata dimana setiap komponen masyarakat harus berperan aktif untuk ikut berkontribusi memberikan bantuan terhadap para penderita Stunting.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan pelayanan KB Kesehatan yaitu pelayanan Implan dan Recovery MOW, serta meninjau poli anak khususnya poli tumbuh kembang yang merupakan layanan komprehensif dalam rangka pengentasan Stunting yang bertempat di RS TK II Dr. R. Hardjanto.
Sumber: Pendam VI Mlw.