Acara dirangkai dengan sarasehan untuk membahas pancasila, Bung Karno termasuk sejarah pancasila dari pemikiran sang revolusioner tentang membangun peradaban dunia.
” Malam ini kegiatan partai dalam rangka memperingati haul Bung Karno Ke-52 tahun, doa bersama untuk almarhum proklamator bangsa, secara kebetulan juga hari Kelahiran presiden RI Joko Widodo,” ungkapnya.
Ketua DPC Partai PDI Perjuangan mengatakan, jika hari ini Pancasila yang menjadi ideologi bangsa mulai sedikit agak mengkhawatirkan, dengan adanya degradasi atau mulai muncul ideologi yang ditawarkan beberapa kelompok yang mencoba memecah NKRI.
“Ideologi Pancasila yang bisa menyatukan bangsa Indonesia hingga saat ini. Kami Partai PDI Perjuangan tentu Partai Nasionalisme yang akan meneruskan ajaran Bung Karno,” serunya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Suwanto mengatakan, tokoh nasionalisme PDI Perjuangan yang hadir dalam doa bersama dan sarasehan haul Bung Karno menyampaikan keinginannya agar memperjuangkan Peraturan Daerah (Perda) Pancasila di Kota Balikpapan.
“Perda Pancasila yang diperjuangkan oleh fraksi PDI Perjuangan Kota balikpapan sangat diharapkan,” tutupnya.
(BorneoFlash.com/Niken)







