Hal itu, bertujuan agar penerima zakat tidak lagi harus berkumpul di suatu tempat, sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes).
“Dalam pembagian zakat keluarga besar kami yang tahun ini langsung diserahkan ke rekening penerimanya. Jadi berbeda dari tahun sebelumnya,” ucapnya.
Dengan pemberian zakat melalui rekening, maka akan memudahkan para penerima zakat, karena terkadang ada penerima zakat keberadaan rumahnya jauh. Sehingga harus susah payah mengambil haknya ke lokasi yang telah ditentukan.
“Nah dengan transfer bank, penerima tidak perlu repot-repot lagi datang ke lokasi, tinggal cek rekening banknya saja. Ini juga bisa menghemat waktu,” ungkapnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada warga Balikpapan yang sudah bersama-sama menjaga Kota Balikpapan dan tetap menjaga prokes dalam beraktivitas,” serunya.
Wali Kota Balikpapan menyampaikan permohonan maaf jikalau belum mampu memberikan kesejahteraan bagi warga Balikpapan yang maksimal.

Kendati begitu beberapa program telah diupayakan Pemerintah Kota Balikpapan untuk membantu warga, salah satunya dengan pemberian BPJS Kesehatan gratis untuk kelas 3 dan pemberian seragam sekolah gratis. Termasuk, subsidi SPP yang diberikan bagi peserta didik yang masuk di sekolah swasta.
Bagi yang belum menerima BPJS Kesehatan gratis segera komunikasikan dengan pihak kelurahan setempat. Sedangkan untuk seragam sekolah gratis akan mulai disalurkan pada tahun ajaran ini. Khusus bagi siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP.
(BorneoFlash.com/Niken)







