Isran juga menilai yang paling berperan besar di dalam pencapaian program dan tujuan seorang Kepala Daerah itu ada di jabatan-jabatan struktural. Dalam hal ini, ujar Isran, begitu besar tugas sebagai Sekda.
“Kami dukung keputusan Presiden RI yang sudah menetapkan Sri Wahyuni sebagai Sekda Kaltim. Dia sudah bersumpah untuk bersungguh-sungguh, penuh kejujuran, dan keikhlasan.
Kami dengar sumpahnya. Kalau begitu, kami yang mendengarkan juga harus ikut bersumpah bahwa program pemerintah daerah harus diwujudkan secara bersama,” tambah Isran.
Di tempat yang sama, Sri Wahyuni mengungkapkan, dirinya tidak bisa mengemban amanah yang telah dipercayakan ini sendirian. Sehingga dia juga berharap terjalinnya kerja sama dengan seluruh pihak di Kaltim.
“Siap InsyaAllah mengemban amanah. Komunikasi tentu tidak mengenal gender ya. Mudah-mudahan, dengan pencapaian ini juga memberi dorongan yang kuat bagi ASN perempuan bahwa kita punya kesempatan yang sama,” jelas Sri Wahyuni.

Menurut Sri, komitmen juga diperlukan karena kesempatan itu harus digunakan untuk menunjukkan kinerja yang baik, komunikasi, dan kolaborasi.
“Setelah ini saya tentu akan berkoordinasi dengan Pj Sekda sebelumnya serta kepala OPD lainnya,” tutup Sri singkat.
(BorneoFlash.com/Ordelia)





