FX Yapan Dukung Produksi Film Laga Bertemakan Dayak dan Aliran Modern dari Kutai Barat

oleh -
Bupati Kutai Barat FX Yapan saat menerima audiensi tim sutradara film serial sakti di kediaman pribadinya Lamin Tumenggung Singa Praja. Kamis (18/11/2021). Foto : HO/Humas Pemkab Kubar.
Bupati Kutai Barat FX Yapan saat menerima audiensi tim sutradara film serial sakti di kediaman pribadinya Lamin Tumenggung Singa Praja. Kamis (18/11/2021). Foto : HO/Humas Pemkab Kubar.

BorneoFlash.com, SENDAWAR – Film Laga bertemakan Dayak dengan aliran modern segera diproduksi di Kabupaten Kutai Barat di tahun 2022, Bupati Kutai Barat FX Yapan menyetujui dan memberikan dukungan.

Ia menyebutkan bahwa dengan adanya produksi film ini kembali mengenalkan Kutai Barat dengan banyak potensinya yakni salah satunya ialah wisata-wisata yang berada di wilayah Kutai Barat.

“Cara serta alur ceritanya kita serahkan kepada mereka. Kita pemerintah akan mendukung dengan melengkapi properti seperti baju adat, kalung, taring pokoknya busana adat yang dibutuhkan,” ukar FX Yapan saat diwawancarai usai audiensi produksi film sakti di Lamin Tumenggung Singa Praja.

Selain itu pula, kata Bupati dengan adanya ini dapat memperlihatkan adat istiadat, budaya lokal, serta kehidupan masyarakat Kutai Barat kepada dunia luar.

“Karena budaya lokal merupakan identitas suku yang perlu kita perkenalkan ke orang luar,” beber Bupati.

Sutradara Film Serial Sakti, Agus Hermansyah Mawardi mengungkapkan bahwa film Sakti merupakan kerjasama antara STRO  dengan Skylar Comics dan akan diproduksi di tahun 2022 yakni drama laga bertema superhero yang berjudul ‘Sakti’ Dan menjadi bagian dari Skylar Universe.

Dan Eksekutif Produser Seri Sakti ialah Sarjono Sutrisno, Kreatifnya Aswin Mc Siregar, Marcelino Lefrandt, Sani Adhitama dan Will S.

Sakti merupakan nama warrior/pejuang suku dayak di tahun 1942. Dan film ini diproduksi 8 episode, memakan waktu produksi 64 hari syuting. Dan juga akan memakai bahasa daerah lokal yakni bahasa Suku Benuaq.

“Sekarang kami bersilaturahmi terlebih dahulu dan mengeksplorasi lagi mencari tahu adat istiadat dayak disini. Serta juga sudah berkomunikasi dengan Dewan Kepala Adat Besar dan para kepala suku di Kutai Barat. Dan mereka juga mendukung seperti pemerintah daerah yang turut mendukung,” tutur Sutradara.

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.