Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan: Cegah Peredaran Narkotika dengan  Keberadaan Kampung Narkoba

oleh -
Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan AKP Tasimun, Saat Gelar Konferensi pers berapa waktu lalu. Foto : BorneoFlash/DOK.
Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan AKP Tasimun, Saat Gelar Konferensi pers berapa waktu lalu. Foto : BorneoFlash/DOK.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Masih maraknya peredaran narkotika di wilayah Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, saat ini  menjadi atensi bagi aparat kepolisian.

Dikatakan Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan AKP Tasimun, selama ini pihak kepolisian terus berupa menekan hal itu dengan berbagai upaya.

Bahkan dalam hal ini pihaknya sudah banyak melakukan kegiatan – kegiatan di kecamatan Balikpapan Barat khususnya di kelurahan Baru Ulu terkait dengan maraknya peredaran narkoba di sana.

Adapun beberapa kegiatan tersebut diantaranya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Baik itu melakukan upaya preventif maupun upaya represif dari pengungkapan pengungkapan yang ada di kelurahan Baru Ulu,” ujarnya tak lama ini.

Bahkan dalam hal ini upaya lain juga telah dilakukan, seperti yang dilakukan baru-baru ini pihaknya juga bentuk kampung tangguh anti narkoba di kelurahan Baru Ulu.

” Kita buat kampung tangguh disana agar masyarakat yang ada disana, dengan adanya kampung tangguh masyarakat bisa meminimalisir peredaran narkoba,”bebernya.

Dirinya juga, berharap agar masyarakat bisa mandiri agar tidak terikut dalam peredaran gelap narkoba dengan kampung tangguh anti narkoba yang ada.

Terkait jumlah kasus yang ada pada tahun 2021 khususnya di daerah Baru Ulu sudah ada sejumlah 20 kasus.

Selain itu dalam pelaksanaan kampung tangguh anti narkoba menggandeng kegiatan masyarakat setempat seperti kampung kerajinan yang mana hasilnya  bisa membantu ekonomi keluarga.

Selain itu pihaknya juga sampaikan, ada Panji Berbakat yaitu pembinaan anak anak usia dini mulai dari SD sampai anak umur 18 tahun.

“Sehingga di sana anak-anak ngumpul  kita masukan terkait dengan pengetahuan tentang bahaya narkoba,”paparnya.

Pasca  dibentuknya kampung tangguh anti narkoba, dirinya tak menampik bahwa saat ini sudah mulai terjadi perubahan.  

Diantaranya masyarakat merasa saling memiliki kampung mereka, sehingga berusaha untuk memberi tahu teman-teman yang lain tentang bahaya narkoba.

Tidak hanya itu,  setelah pembentukan Kampung tangguh memang ada penurunan kasus disana, mudah-mudahan semakin menurun.

BACA JUGA : Satresnarkoba Polresta Balikpapan Ringkus 5 Tersangka Narkoba di Gunung Bugis

Dirinya juga sampaikan, disamping pendekatan hukum juga dilakukan kegiatan kegiatan preventif diantaranya pemasangan spanduk, pemasangan 1 rumah 1 stiker dan juga dengan sosialisasi.

Karena masih pandemi, pihaknya sosialisasinya Door to door. Dimana ada orang berkumpul kita datangi kita beri masukan terkait bahaya narkoba.

Selain itu pihaknya bersama Polsek Balikpapan Barat dan patroli 110 selalu lakukan patroli di daerah Balikpapan Barat dan juga selalu melakukan penyelidikan disana.

(BorneoFlash.com/Eko)

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.