Bank Indonesia Balikpapan Adakan Pelatihan Integrated Farming dan Budidaya Ramah Lingkungan

oleh -

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Dalam rangka mendorong produksi pertanian, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan (KPwBI) Balikpapan melaksanakan pelatihan peningkatan produksi klaster melalui Integrated Farming dan Budidaya Ramah Lingkungan kepada puluhan petani bawang merah dan cabai.

Pelatihan berlangsung di Gudang Bawang Merah Kelompok Tani Karya Usaha Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (28/7) diikuti 30 petani bawang merah yang tergabung dalam klaster bawang merah Bank Indonesia di Desa Rintik.

Sedangkan pada Rabu (29/7) kegiatan dilakukan di Balai Penyuluhan Pertanian Balikpapan Timur, Kota Balikpapan diikuti 25 petani dari klaster cabai dan holtikultura dan klaster bawang merah di Kota Balikpapan.

Acara dibuka Manajer Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPwBI Balikpapan, NM Mirnayanti J, serta dihadiri Sekretaris Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Balikpapan, Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten PPU serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

Kegiatan pelatihan dilatarbelakangi perlunya peningkatakan kompetensi petani holtikutura, terutama di tengah anomali iklim untuk mendorong peningkatan produksi.

Pelatihan juga merupakan bagian dari pengembangan klaster yang dibentuk KPwBI Balikpapan bekerjasama dengan Pemkot Balikpapan dan Pemkab PPU, salah satunya pengembangan kompetensi petani dan kegiatan pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas produksi cabai dan bawang merah di sepanjang musim.

Secara khusus, pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petani dalam inovasi budidaya ramah lingkungan melalui pemanfataan pestisida nabati dan pupuk yang bersifat organik. Selain itu, petani juga dikenalkan dengan konsep integrated farming antara lahan pertanian dengan pemanfataan limbah peternakan.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.