DPRD Kota Samarinda

Penurunan Nilai TKA Jadi Alarm Dunia Pendidikan, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Menyeluruh

lihat foto
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahroni Pasie. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahroni Pasie. Foto: BorneoFlash/Nur Ainunnisa

Novan juga menyoroti masih terbatasnya jumlah tenaga pendidik yang tersedia. Menurutnya, kekurangan guru menjadi salah satu faktor yang diduga turut memengaruhi kualitas pembelajaran dan capaian akademik siswa.

Ia menyebut, persoalan tersebut tidak hanya terjadi di sejumlah daerah, tetapi juga masih dihadapi Kota Samarinda. Hingga saat ini, kebutuhan guru belum terpenuhi secara optimal dan jumlah kekurangannya diperkirakan terus meningkat.

“Di Kota Samarinda saja saat ini masih terdapat kekurangan lebih dari 500 tenaga pendidik. Bahkan hingga Desember mendatang, jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi lebih dari 700 orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Novan menjelaskan bahwa keterbatasan dalam proses rekrutmen guru serta berbagai ketentuan yang berlaku membuat sekolah kesulitan memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.

Untuk menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, sejumlah sekolah akhirnya memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk merekrut guru lepas.

Namun demikian, ia menilai langkah tersebut hanya menjadi solusi sementara. Pasalnya, kualitas dan kompetensi tenaga pengajar yang direkrut belum tentu sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran yang diperlukan sekolah.

Karena itu, DPRD Samarinda mendorong pemerintah pusat agar memberikan perhatian lebih terhadap persoalan kekurangan guru di daerah. Dukungan kebijakan yang lebih fleksibel dan berkelanjutan dinilai penting guna memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga serta target peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai. (*/advdprdsamarinda)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar