Berita Kota Balikpapan

Gang Sempit Jadi Kendala, Petugas Tarik Selang 150 Meter Jinakkan Kebakaran di Klandasan Ulu

lihat foto
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (23/5/2026). Foto:BorneoFlash/Ist
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (23/5/2026). Foto:BorneoFlash/Ist

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (23/5/2026), memperlihatkan beratnya tantangan petugas pemadam menghadapi permukiman dengan akses gang sempit di tengah kota.

Saat asap hitam membumbung tinggi sekitar pukul 10.50 WITA, armada pemadam kebakaran ternyata tidak bisa langsung menjangkau titik api, karena rapatnya bangunan dan sempitnya jalur masuk menuju lokasi kebakaran.

Akibat kondisi tersebut, petugas terpaksa menyambung selang hingga sekitar 150 meter untuk bisa memadamkan api dari jarak jauh.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali mengatakan seluruh sektor pemadam langsung dikerahkan begitu laporan diterima.

“Kami menerima informasi terjadi kebakaran di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu. Semua sektor kami turunkan, total enam sektor ikut melakukan pemadaman,” ujarnya.

Namun proses pemadaman tidak berjalan mudah. Mobil pemadam tidak dapat masuk mendekati titik api karena terhalang akses gang yang sempit dan padat bangunan warga.

“Unit tidak bisa masuk karena gang sempit. Jadi kami menggunakan lima sambungan selang dengan panjang kurang lebih 150 meter. Kami juga melakukan backup penyemprotan dari tiga penjuru,” katanya.

Kobaran api dengan cepat membesar karena rumah-rumah warga berdiri saling berdekatan. Warga panik berusaha menyelamatkan barang seadanya sebelum api merembet ke bangunan lain.


Salah satu pemilik rumah kontrakan yang terbakar, Andika, mengaku mengetahui peristiwa itu saat sedang melintas di jalan dan melihat asap hitam tebal dari arah rumah miliknya.

“Saya lagi di jalan, terus lihat asap tebal. Pas saya belok ke sini ternyata rumah sudah terbakar,” ujarnya.

Rumah tersebut diketahui masih ditempati penyewa saat kebakaran terjadi. Namun cepatnya kobaran api membuat seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.

“Barang-barang banyak di dalam, tapi enggak sempat diselamatkan sama sekali,” katanya.

Andika mengaku belum mengetahui secara pasti sumber api. Informasi awal yang ia dengar menyebut api diduga berasal dari rumah sebelah. “Katanya dari rumah sebelah, tapi belum tahu pasti apakah karena listrik atau kompor,” ucapnya.

lihat foto
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (23/5/2026). Foto:BorneoFlash/Ist
Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di RT 30 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, pada Sabtu (23/5/2026). Foto:BorneoFlash/Ist

Berdasarkan data sementara BPBD, sedikitnya lima rumah terdampak dalam kebakaran tersebut. Hingga Sabtu siang, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini kembali menjadi pengingat tentang tingginya risiko kebakaran di kawasan permukiman padat dengan akses terbatas.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar