Selain itu, tim relawan juga telah disiagakan untuk membantu proses evakuasi apabila kondisi genangan semakin meluas ke permukiman warga.
Setianto meminta masyarakat tidak mengabaikan peringatan dini yang telah diterbitkan BPBD, terutama warga yang tinggal di kawasan bantaran sungai dan daerah rawan banjir.
Warga diimbau segera memindahkan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil ke lokasi yang lebih aman apabila debit air terus meningkat.
Selain itu, masyarakat juga diminta mengamankan barang elektronik, dokumen penting, hingga mematikan aliran listrik rumah guna mengurangi risiko saat banjir terjadi.
“Kami harap masyarakat dapat memahami peringatan yang sudah diterbitkan. Ada tim relawan di sana yang sudah memantau pergerakan air dan dapat membantu warga untuk mengevakuasi barang berharga,” bebernya.
BPBD Kukar memperkirakan banjir kiriman dari wilayah hulu masih akan terus bergerak menuju daerah hilir sehingga masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan genangan yang lebih luas dalam beberapa hari ke depan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar