BorneoFlash.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengambil peran sebagai juru damai dalam konflik Amerika Serikat dan Iran yang kian memanas serta memengaruhi stabilitas politik global.
Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menyampaikan dukungan tersebut di Jakarta, Selasa. Ia menilai inisiatif Presiden selaras dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi perdamaian.
Meski begitu, ia mengingatkan agar pemerintah tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan mengutamakan keamanan serta kepentingan nasional.
Selain itu, Cholil menegaskan bahwa konstitusi mengamanatkan Indonesia untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dunia. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak memberi dukungan secara optimistis, namun tetap realistis sesuai kapasitas diplomasi Indonesia.
Di sisi lain, MUI mengutuk serangan terhadap Iran dan mendesak semua pihak menahan diri. Ia menekankan agar aksi balasan tidak meluas, tidak memicu konflik kawasan maupun global, serta tidak mengganggu kota suci Makkah dan Madinah.
Sementara itu, situasi di Teheran kembali memanas setelah militer Israel mengumumkan serangan terbaru. Laporan Anadolu Agency menyebut pesawat tempur Israel menargetkan sejumlah lokasi sejak dini hari waktu setempat. Media Iran juga melaporkan ledakan di Isfahan, wilayah tengah negara tersebut.
Sebelumnya, Israel meluncurkan operasi bertajuk “Operation Lion’s Roar” pada Sabtu (28/2/2026) dini hari dan langsung menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya. (*)






