Gasali Tegaskan Era Baru KONI Balikpapan, Dari Event Oriented ke Performance Oriented

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Ketua KONI Balikpapan periode 2025–2029, Gasali, saat dilantik oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rusdiansyah Aras, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), pada hari Rabu Malam (7/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Ketua KONI Balikpapan periode 2025–2029, Gasali, saat dilantik oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rusdiansyah Aras, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), pada hari Rabu Malam (7/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Ketua KONI Balikpapan periode 2025–2029, Gasali, menegaskan akan membawa olahraga kota Balikpapan ke era baru, di mana prestasi dan pembinaan atlet menjadi prioritas utama.

 

Menurut Gasali, posisi Ketua KONI bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah besar untuk membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

 

“Kita harus bertransformasi dari organisasi event-oriented menjadi performance-oriented. Bukan hanya ramai saat pelantikan, tetapi kuat saat bertanding, berkelanjutan dalam pembinaan, dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan,” ujar Gasali, usai dilantik oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rusdiansyah Aras, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), pada hari Rabu Malam (7/1/2026).

 

Gasali menekankan pentingnya pembinaan atlet yang terstruktur dan berjenjang, dukungan nyata bagi pelatih dan cabang olahraga, serta tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. 

Pelantikan Pengurus dan Ketua KONI Balikpapan periode 2025–2029 Oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kaltim Rusdiansyah Aras, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), pada hari Rabu Malam (7/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Pelantikan Pengurus dan Ketua KONI Balikpapan periode 2025–2029 Oleh Ketua Umum KONI Provinsi Kaltim Rusdiansyah Aras, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/Dome), pada hari Rabu Malam (7/1/2026). Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

Selain itu, ia ingin olahraga Balikpapan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, sehingga olahraga tidak hanya soal juara, tetapi juga identitas kota, karakter generasi muda, dan peluang ekonomi baru melalui industri olahraga.

 

Stadion dan arena latihan, menurut Gasali, bukan sekadar tempat bertanding, melainkan pusat pembinaan dan kebanggaan kota. Prestasi, tegasnya, lahir dari kerjasama, kepercayaan, dan komitmen kolektif, bukan dari satu orang atau satu rapat saja.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.