BorneoFlash.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya memperkuat peran koperasi sebagai penopang ekonomi kerakyatan.
Para pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih dari desa dan kelurahan se-Kukar hari ini mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas di Pendopo Odah Etam.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kukar, Arianto, mengatakan bahwa salah satu fokus pemerintah saat ini adalah percepatan pendataan aset koperasi melalui aplikasi resmi milik Kementerian Dalam Negeri.
“Pendataan lahan ini wajib segera kita selesaikan karena menjadi dasar pengelolaan aset koperasi di desa,” ucap Arianto, pada Jumat (14/11/2025).
Ia mengakui masih ada beberapa desa yang mengalami kendala teknis, seperti lupa kata sandi atau tidak bisa mengakses aplikasi. Meski begitu, PMD Kukar turun langsung memberikan pendampingan agar proses tidak terhambat.
“Kita pandu satu per satu. Setiap desa punya luas lahan berbeda, ada yang hanya seratus meter, ada juga yang sampai seribu meter. Semua harus masuk lengkap supaya klasifikasinya jelas,” jelasnya.
Arianto juga membeberkan bahwa Pemkab Kukar telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk mendorong koperasi Merah Putih berkembang lebih cepat. Anggaran itu terdiri dari Rp2,5 miliar untuk pembangunan gerai koperasi serta Rp500 juta untuk menopang kegiatan operasional.
“Harapannya pengurus tidak hanya paham teori, tapi benar-benar menguasai teknis pengelolaan usaha,” tambahnya.





