Jelang Idul Adha 1445 H, Pertamina Patra Niaga Pastikan stok BBM dan LPG Tersedia di Kalimantan

oleh -
Editor: Ardiansyah
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, memperkirakan permintaan LPG akan meningkat 3,8% untuk moment Idul Adha 1445 H. Foto: HO/PPN
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, memperkirakan permintaan LPG akan meningkat 3,8% untuk moment Idul Adha 1445 H. Foto: HO/PPN

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Menjelang Idul Adha 1445 H, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di seluruh provinsi Kalimantan.

 

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, memperkirakan permintaan akan meningkat. Besarannya 1,9% untuk BBM jenis Gasoline (Pertamax Series dan Pertalite), 3,1% untuk BBM jenis Gasoil (Dex Series dan Solar), dan 3,8% untuk LPG.

 

“Kami memproyeksikan kenaikan tersebut berdasarkan peningkatan di tahun sebelumnya. Dari sisi stok, kami memiliki cadangan hingga 11 hari ketahanan untuk BBM dan 3 – 5 hari ketahanan untuk LPG. Kami akan terus menambah jumlah stok ini dari rantai suplai yang berjalan saat ini,” kata Arya.

 

Di Kalimantan Timur, Pertamina memperkirakan kebutuhan harian BBM saat Idul Adha mencapai 2.242 KL (kiloliter). Ini meliputi BBM jenis Gasoline, 753 KL untuk BBM jenis Gasoil, dan 538 MT (Metrik Ton) untuk LPG.

 

“Jumlah ini mengalami peningkatan. 2,6% untuk BBM jenis Gasoline, 1,1% untuk BBM jenis Gasoil, dan 5,6% untuk LPG ketimbang penyaluran harian normal. Kami memastikan stok untuk wilayah Kalimantan Timur aman selama dan setelah Idul Adha 1445 H,” kata Arya.

 

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Serta tidak menggunakan BBM serta LPG bersubsidi yang harusnya tersalur bagi warga kurang mampu.

 

“Kami sering menghadapi permasalahan penggunaan BBM dan LPG yang tidak tepat sasaran. Saat ini, kami terus menjalankan program ‘subsidi tepat’ agar penyaluran BBM dan LPG bersubsidi sampai kepada mereka yang berhak.”

 

“Kami menerapkan penggunaan QR code untuk pembelian BBM dan KTP (NIK) untuk pembelian LPG. Kami berharap masyarakat yang mampu secara ekonomi tidak membeli BBM dan LPG bersubsidi,” ucap Arya menjelaskan.

Baca Juga :  Euforia Sudah Selesai, Erick Thohir: Saatnya Fokus Ajang Selanjutnya

 

Sebagai Subholding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen menyalurkan energi kepada masyarakat. 

 

“Kami juga menyiagakan layanan kontak Pertamina 135 bagi masyarakat atau konsumen yang ingin memesan dengan layanan delivery service BBM dan LPG (produk non-subsidi). Serta membuka layanan pencarian informasi, masukan, dan saran,” tutup Arya. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.