Pemkot Dukung APSAI, Tingkatkan Produktivitas dan Jadi Perusahaan Layak Anak

oleh -
Penulis: Niken Sulastri
Editor: Ardiansyah
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan, Alwiati bersama APSAI Pusat, di Balai Kota Balikpapan, Kamis (7/12/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kota Balikpapan, Alwiati bersama APSAI Pusat, di Balai Kota Balikpapan, Kamis (7/12/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendukung adanya Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) di Kota Balikpapan.

 

“Bagaimana meningkatkan produktivitas perusahaan dengan menjadi perusahaan layak anak. Kita sangat mendukung. Bagaimana perusahaan ini bisa memperbaiki Kota Balikpapan yang sudah dinyatakan sebagai Kota Layak Anak,” jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Alwiati kepada media di Balai Kota Balikpapan, Kamis (7/12/2023).

 

APSAI merupakan wadah kumpulnya perusahaan untuk mendukung Kota Layak Anak (KLA) di Kota Balikpapan. Anggota APSAI menerapkan pemenuhan hak-hak anak di dalam praktek bisnis perusahaan. 

 

Hingga saat ini, perusahaan yang bergabung pada APSAI sebanyak 19 perusahaan. Sebenarnya perusahaan di Balikpapan banyak, berharap perusahaan di Kota Balikpapan yang belum bergabung bisa bergabung dalam APSAI. Mengingat hal ini untuk kepentingan anak-anak di Kota Balikpapan.

 

“Mungkin sosialisasi kami bersama APSAI yang masih kurang, sehingga belum banyak perusahaan yang mau menjadi anggota APSAI. Mungkin pengertian mereka kalau jadi anggota APSAI ujung-ujungnya dimintai dana,” ujarnya.

 

Apalagi Kota Balikpapan terpilih menjadi KLA salah satu penilaian sehingga Balikpapan bisa meraih KLA, dikarenakan adanya  program yang mengarah ke perusahaan layak anak. “Ini bagian dari penilaian KLA,” ungkapnya.

banner 700x135

No More Posts Available.

No more pages to load.